Skip to content Skip to footer
Play

[Ibrani 11 : 7 – 8, 39 – 40]

Karena iman, maka Nuh–dengan petunjuk Allah tentang sesuatu yang belum kelihatan–dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; dan karena iman itu ia menghukum dunia, dan ia ditentukan untuk menerima kebenaran, sesuai dengan imannya. Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui. Dan mereka semua tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, sekalipun iman mereka telah memberikan kepada mereka suatu kesaksian yang baik. Sebab Allah telah menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi kita; tanpa kita mereka tidak dapat sampai kepada kesempurnaan.

Tuhan membangun gereja (ekklesia) untuk membawa bangsa-bangsa ini mengenal Dia. Tetapi Nuh dan Abraham yang sudah berjalan dalam iman, jauh sebelum kita, mereka tidak dapat memperoleh apa yang dijanjikan. Tanpa kita mereka tidak dapat sampai kepada kesempurnaan. Kepada kitalah, gereja Tuhan, Ekklesia dipercayakan apa yang menjadi janji Tuhan yaitu the Perfection of His Promise.

Ini seperti pertandingan olimpiade lari estafet, tidak dapat diselesaikan oleh satu orang. Engkau perlu terima tongkat estafet yang terakhir, karena kita adalah last generation. Maukah engkau berlari di dalam gelanggang pertandingan itu untuk sampai kepada garis akhir? —–

Hebrews 11:7-8, 39-40 (KJV) By faith Noah, being warned of God of things not seen as yet, moved with fear, prepared an ark to the saving of his house; by the which he condemned the world, and became heir of the righteousness which is by faith. By faith Abraham, when he was called to go out into a place which he should after receive for an inheritance, obeyed; and he went out, not knowing whither he went. And these all, having obtained a good report through faith, received not the promise: God having provided some better thing for us, that they without us should not be made perfect.

God built the church (Ekklesia) to bring these nations to know Him. But Noah and Abraham who had walked in faith, long before us, they could not obtain what was promised. Without us they cannot reach perfection. It is to us, God’s church, Ekklesia, tha God’s promise has been entrusted, namely the Perfection of His Promise.

It’s like an Olympic relay race, it can’t be finished by one person. You need to take the last baton, because we are the last generation. Will you run in the arena to reach the finish line?

描述 [希伯来书 11: 7 – 8, 39 – 40] (KJV) 挪亚因信神,得着未见之事的警告,心中惧怕,就预备方舟,为要救他的家。 他因此定了世人的罪,成为因信称义的后嗣。 亚伯拉罕因着信,蒙召往他以后要得为业的地方去,就听从了。 这些人都是因信得了好报,却没有得着应许: 神已经为我们预备了更好的东西,叫他们没有我们不能成全。 神建立教(ekklesia)是为了让这些民族认识他。但是,早在我们之前就凭信心而行的挪亚和亚伯拉罕却没有得到所应许的。没有我们,他们就无法达到完美。正是我们,上帝的教会,Ekklesia,被托付了上帝的应许,即上帝应许的完美。 这就像奥林匹克接力赛,不是一个人就能完成的。 一个人完成不了。你需要接过最后一棒,因为我们是最后一代。你愿意在赛场上奔跑,到达终点吗?