Ikut Tuhan apa perlu se-ekstrim itu?
Pengenalan Bapa di surga seharusnya mulai dari keluarga. Tetapi banyak peran ayah tidak sesuai / pasif sehingga anak-anak mengalami fatherless. Fatherless ini memberi dampak dalam hidup anak-anak, ada yang sangat mengalami kecemasan ekstrim, panic attack,…
Apakah pembapaan untuk semua orang (walaupun kelihatan baik-baik saja)?
[Maleakhi 4:6 TB] Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.
Sebagai orang percaya, sudahkah kamu mengenal hati Bapa, mengetahui apa yang Bapa mau dalam hidupmu?
[Matius 28:19-20] Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu…
Manusia rohani terus berjalan dalam perjalanan rohani dan pengenalan akan Tuhan, terus berjalan walaupun dalam kondisi sulit. Tuhan memberikan kesempurnaan sehingga situasi dan kejadian tidak dapat mematahkan kehidupanmu.
Di dalam doa, kita sering memanggil Tuhan dengan “Bapa”.
Apakah itu hanya sekedar panggilan saja?
Setiap kita sudah mempunyai bapak di dunia ini.
Namun, kehadiran bapa di dunia lebih sering tidak mewakilkan Bapa di surga.
Sebelum memiliki hati Bapa, punyai dulu hati anak dalam hidupmu.
Bagaimana saya bisa rela dan tunduk sebagai anak ?
