Apakah kamu melihat orang lain “tidak berubah” atau bahkan kamu stress melihat dirimu sendiri “tidak berubah”, padahal sudah lama menjadi orang percaya?
Apakah engkau memegang janji atau mengandalkan kekuatan diri?
Ubah ketidakjelasan dalam hidup menjadi kepastian dalam pengharapan kepada Kristus.
Berharaplah kepada Tuhan, karena Tuhan jauh lebih besar.
Setiap orang percaya dan mempercayakan hidupnya pada Tuhan, dia mampu menolak, menentang, mengusir, setiap depresi dan perasaan tertekan.
Apakah engkau ingin ada di suasana yang tenang? Ingin pergi ke tempat yang nyaman dan buat hatimu adem? Tapi sadarkah, pulang dari tempat itu semuanya kembali lagi?
Bagaimana cara pandangmu melihat masalah yang mendatangin engkau?
Bagaimana engkau meresponi bujukan dan rayuan dari dunia?
Yusuf membawa visi dan mimpi dari Tuhan, buat dia visi itu cukup untuk tidak mengambil keuntungan dengan jalan pintas (short term gain), dia tidak mau melakukan…
Berapa sering dalam kehidupanmu hanya mempercayai potongan kecil kejadian dari dunia?
Hanya firman yang bisa mendeskripsikan hidupmu utuh.
Yakub menyebrangkan istri dan anaknya ke Sungai Yabok. Dia menyebrang, masuk kepada pengosongan kehendaknya, pengosongan cara dan ide yang membatasi kasih karunia.
“Jangan dikuasai oleh perasaan”
“Jangan hidup menurut perasaan”
